"Ya, sebenarnya enggak ada kendala sih. Cuma memang kendalanya, seperti cuaca karena untuk pembangunan turap harus kering. Kita tahu beberapa kali ini sering dilanda hujan. Makanya terkendala seperti itu," kata Kepala Sudin SDA Jaktim Wawan Kurniawan ketika meninjau ke Kali Baru, simpang Hek, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin.
Baca juga : Bina Marga DKI Potong Kabel Udara di Jalan Cikajang
Peninjauan itu dilakukan untuk melihat secara langsung penanganan luapan Kali Baru dengan membuat bronjong dari karung pasir agar airnya tidak kembali melimpas ke simpang Hek, Jalan Raya Bogor, yang dapat menggenangi jalan.
Menurut dia, pembangunan turap yang berada di sebelah kiri atau sisi permukiman warga sebagian besar sudah rampung, namun untuk sisi Jalan Raya Bogor belum selesai.
Oleh karena itu, katanya, ketika ada air kiriman dari Katulampa, Bogor, maka Kali Baru meluap dan melimpas ke persimpangan Hek, Jalan Raya Bogor.
Baca juga : DLH Jakarta Bersihkan 132 Ton Sampah di Malam Pergantian Tahun
Bagikan