JT - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, mendesak percepatan pemasangan saluran PDAM dan paving di wilayah Kampung El Berkah, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Menurut Laila, akses air bersih dan infrastruktur jalan merupakan hak dasar setiap warga.
Laila mengungkapkan ketidakpercayaannya setelah mendengar laporan bahwa akses menuju kampung dengan 14 rumah ini masih berupa jalan tanah. Bahkan, selama 15 tahun, wilayah tersebut belum memiliki paving atau layanan PDAM.
Baca juga : Perkembangan Pesat Angkutan Umum Perkotaan di Indonesia, Menhub Soroti Transformasi dalam 10 Tahun Terakhir
"Listrik sudah ada, tapi mengapa infrastruktur dasar seperti ini belum terpenuhi?" ujarnya pada Selasa (19/11).
Laila meminta pihak kelurahan bersama RT dan RW untuk memprioritaskan pemasangan paving dan layanan PDAM dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Ia menegaskan bahwa pembangunan harus dilakukan murni demi kepentingan warga tanpa embel-embel kepentingan politik.
"Jika jalan tidak dipaving, mobilitas warga terganggu, terutama saat musim hujan. Kondisi jalan yang becek akan berdampak serius," tambahnya.
Baca juga : Pria di Lampung Ditangkap karena Diduga Membawa Bahan Peledak untuk Menangkap Ikan
Seorang warga Kampung El Berkah, Anisah, menjelaskan bahwa warga setempat telah berusaha secara mandiri untuk memasang paving. Namun, karena keterbatasan biaya, masih banyak rumah yang jalannya berupa tanah atau hanya disemen seadanya.
"Kami ingin kampung ini sepenuhnya dipaving oleh Pemkot Surabaya, termasuk fasilitas air bersih melalui PDAM," harapnya.
Bagikan